Sunday, November 20, 2011

Isi Ulang

Bila kita bertanya pada individu yang terlihat begitu happy, produktif, dan berprestasi dalam pekerjaannya, sering kita mendengar bahwa bagi mereka kuncinya adalah "passion" pada pekerjaannya itu. Namun, bagi sebagian orang, pekerjaan yang dilakukan dengan "misi" dan "hati" pun, adakalanya bisa juga membosankan, apalagi bila kita berada di organisasi yang relatif besar, dengan banyaknya anak tangga karier dan rutinitas kerja. Prinsip "worklife balance" ternyata tidak selalu merupakan jalan keluar.

Shift the Belief System, and You Shall Shift The Person

HARI ini anak saya, Priyanka Zahraa, merayakan ulang tahun ke-7. Tidak ada kado yang diberikan oleh @yamunaa dan saya karena Priyanka sudah memilih untuk mendapatkannya beberapa bulan lalu saat melihat otopet kesukaannya. Ulang tahun tanpa kado untuk anak seusia Priyanka bisa jadi bukan hal yang mudah, terlebih saat kami mampu dan sebagai besar teman sekolah seakan melazimkan perayaan ulang tahun dengan kado. Walaupun sangat ingin membelikan kado, saya juga paham bahwa jauh lebih penting mendidik Priyanka mengenai makna pilihan dan konsekuensi. Biarpun masuk kategori ortu tega sebagaimana komentar beberapa teman dan keluarga, bagi kami momen seperti ini mutlak dimanfaatkan untuk membentuk belief system Priyanka.

Menabung Gula, Menuai Komplikasi

DIABETES MELITUS (DM) merupakan penyakit menahun yang akan diderita seumur hidup. Jika diagnosis sejak awal, sebenarnya diabetes dapat dikendalikan. Ironisnya, hanya sekitar 50 persen dari diabetesi yang terdiagnosis dan menyadari bahwa mereka menyandang diabetes.

Cinderella

 Cinderella adalah kisah seorang putri cantik yang dikurung oleh ibu tirinya agar tidak bertemu dengan orang lain hingga menjadi istri seora...